Jakarta, Aktual.com – Partai Demokrat dipastikan bakal mengusung bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017 sesuai dengan jargonnya, bersih, cerdas, dan santun.

“Bersih artinya bebas dari korupsi. Cerdas bisa melihat yang dibutuhkan rakyat Jakarta. Santun, ngomongnya hati-hati,” ujar Ketua DPD Demokrat DKI, Nachrowi Ramli, di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan, Ahad (12/6).

Pernyataan Nara, sapannya, menyiratkan takkan mendukung Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, petahana diduga terlibat kasus dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras serta perizinan reklamasi dan ‘perjanjian preman’ dengan pengembang.

Terlebih, bekas bupati Belitung Timur selama 17 bulan itu pada berbagai kesempatan kerap berbicara kasar kepada lawan bicaranya atau pihak lain.

Disinggung perkembangan penjaringan yang dilakukan partainya, Nara menerangkan, pihaknya bakal menyerahkan ke DPP pada akhir Juni mendatang.

“Nanti DPP rapat dan menentukan siapa yang didukung. Mungkin medio Juli sudah ada kepastian,” terka mantan kepala Lembaga Sandi Negara ini.

Untuk sementara, sambungnya, DPD Demokrat DKI masih melakukan konsolidasi dan safari politik ke partai politik lain di ibu kota.

()