Jakarta, Aktual.com – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menyatakan pihaknya membuka kesempatan bagi tenaga pendidik untuk melanjutkan kuliah jenjang pascasarjana (S2) di Finlandia.

Kesempatan belajar ini merupakan upaya Kemenag dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru-guru di lingkungan Madrasah.

“Program S2 Reguler di dalam negeri sementara kita hilangkan dulu, dialihkan ke beasiswa luar negeri, yaitu S2 Finlandia,” terang Kamarudin saat membedah Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKAKL) Direktorat Pendidikan Madrasah dari laman Kemenag, Kamis (26/1).

Beasiswa pascasarjana pada tahun pertama, kata dia, akan diberikan kepada 20 hingga 30 tenaga pendidik terbaik dan mempunyai komitmen kebangsaan yang tinggi. Ia berharap beasiswa program S2 ke Finlandia ini mampu mengangkat harkat dan martabat profesi dan keilmuan guru-guru madrasah.

Selain beasiswa, lanjut Guru Besar UIN Alauddin Makassar itu, Kemenag juga akan melanjutkan Program Visiting Teacher Guru Madrasah ke Wilayah Perbatasan Negara.

Secara khusus, Kamaruddin Amin mengapresiasi program ini dan berharap agar tahun ini konsepnya disiapkan lebih baik, dengan tujuan dan target yang lebih jelas, serta dituangkan dalam pedoman.

“Guru yang dikirim adalah guru-guru yang terseleksi dengan benar dan berwawasan kebangsaan serta moderat,” jelasnya,

Ditambahkan, Kemenag pada tahun 2017 juga akan melakukan penguatan kelembagaan madrasah, khususnya akreditasi madrasah. Pasalnya, saat ini baru 80 persen dari sekian ribu madrasah yang telah terakreditasi.

“Anggaran harus juga dialokasikan untuk melakukan pendampingan madrasah agar bisa mendapatkan akreditasi dengan nilai terbaik,” demikian Kamarudin.

()