Presiden PKS Sohibul Iman memberikan keterangan pers saat Konsolidasi Akbar Nasional PKS Menangkan Pemilu dan Pilpres di Jakarta, Minggu (14/10). Konsolidasi Akbar Nasional PKS tersebut dihadiri Ketua Majelis Syuro PKS, Unsur DPP, Seluruh Caleg DPR RI PKS dan Kepala-kepala daerah dari PKS. AKTUAL/HO

Jakarta, aktual.com – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, mengatakan sebagai warga negara jangan baperan (bawa perasaan), terkait dengan ceramah Ustadz Abdul Somad, yang dinilai sebagian kalangan menistakan agama.

“Jangan dikit-dikit merasa tersinggung, kemudian melaporkan (ke polisi),” kata Sohibul di sela acara PKS Jatim di Surabaya, Jawa Timur, ditulis Senin (19/8).

Pernyataan Sohibul Iman ini terkait dengan pelaporan Ustadz Abdul Somad yang dilakukan oleh Organisasi massa Brigade Meo Nusa ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin sore.

Baca: UAS Resmi Dilaporkan ke Polda NTT

UAS dianggap menyinggung umat kristiani dan dianggap menghina Salib saat mengisi ceramah dalam sebuah pengajian.

UAS mengaku heran video pengajiannya yang menjawab pertanyaan jemaah soal salib mendadak viral. Padahal, UAS menyebut pengajiannya itu dilakukan sekitar tiga tahun lalu.

Penjelasan UAS melalui pengajian yang diunggah diunggah oleh akun Youtube FSRMM TV pada Minggu (18/8/2019). Video tersebut berjudul “Klarifikasi Tentang Anggapan Ustadz Abdul Somad Menghina Kristen / Menghina Salib”.

(Zaenal Arifin)