Jakarta, Aktual.com – Beredar luas video Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyapa masyarakat Kalteng di pesawat pribadinya menuju Jakarta. Namun, di akhir video tersebut, ada kalimat dari Sugianto yang menyiratkan hinaan terhadap Ben Brahim yang merupakan lawan politiknya di Pilgub Kalteng 2020.

Hinaan tersebut ditunjukkan kepada Ben karena ia dianggap tidak mampu membayar mahar untuk Partai Gerindra yang dipimpin oleh H Iwan Kurniawan. Di mana H Iwan juga ikut dalam rombongan Sugianto dalam pesawat tersebut.

“Pantesan HI (Haji Iwan Kurniawan) tenang-tenang saja, sudah tambah tinggi pasarannya lagi, Pak Ben,” ledek Sugianto kepada H Iwan yang disambut tawa oleh rombongan lainnya.

Video tersebut ramai dipergunjingkan warganet hingga viral di media sosial. Banyak warganet yang menyayangkan soal pernyataan Sugianto yang dinilai merendahkan lawan politiknya.

“Nggak papa, memang kasihan Pak Ujang dengan Pak Ben ini, selalu dizalimi. Itu kah nilai demokrasi kita, bisa dibeli dan ditawar-tawar. Kalau aku jadi kader Gerindra, aku akan protes keras,” tulis pemilik akun Facebook bernama Iwan Obo.

Banyak juga netizen yang mengkritisi soal kinerja Sugianto selama menjabat sebagai Gubernur Kalteng. Seperti yang di katakan pemilik akun facebook bernama Marjonitoyanlie. Ia mengatakan, Kalteng akan tetap tertinggal jika dipimpin oleh Sugiyanto lagi.

“Saya pribadi sebagai masyarakat Kalteng tidak merasa bangga mempunyai seorang pemimpin yang hasil dari sebuah kebobrokan politik. Dan saya katakan sampai kapanpun Kalteng akan tetap di urutan ke tiga dari bawah dalam hal pencapaian kemajuan daerah provinsi se-Indonesia,” katanya.

Untuk diketahui, Pilgub Kalteng akan dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember 2020. Ada dua nama pasangan calon yang saat ini siap bertarung untuk mrnghadapi pesta demokrasi lima tahunan sekali itu. Pasangan petahana Sugianto-Habib akan ditentang oleh Ben-Ujang.

(As'ad Syamsul Abidin)