Jakarta, Aktual.com – Wacana Kementerian Pehubungan yang akan menerapkan aturan ganjil genap untuk mengantisipasi volume kendaraan jelang mudik lebaran, khususnya di arus jalan bebas hambatan dinilai sebagai niatan yang baik.

Anggota Komisi V DPR Nurhayati Monoarfa mengatakan, yang terpenting wacana tersebut bukan untuk memindahkan kemacetan di luar jalur bebas hambatan.

“Jangan kemudian, aturan yang dibuat untuk menjadi solusi bukan hanya justru memindahkan kemacetan,” kata Nurhayati saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/4).

Selain itu, sambung dia, Kementerian Perhubungan juga tidak hanya fokus pada kelancaran di ruas tol saja, melainkan juga mencarikan alternatif terkait pintu keluar yang sering kali menjadi ‘titik konflik’kendaraan yang tidak masuk dalam program ganjil genap.

“TOL ada jalan keluar yang akan menjadi titik konflik kemacetan disitu harus diatur bagaimana cara mengatasinya untuk tidak memindahkan kemacetan.”

Masih dikatakan Nurhayati, perhubungan juga tidak melupakan kendaran roda dua dengan fokus pada kendaraan roda empat yang melintas di ruas TOl saja.

“Kendaraan roda dua harus diatur juga untuk tidak diperbolehkan antar kota apalagi antar provinsi (pada arus mudik), karena penyebab kemacetan salah satunya adalah maraknya pemudik memakai kendaraan roda dua,” kata politikus perempuan asal Dapil Jawa Barat XI itu. [Novrizal Sikumbang]

(Wisnu)