Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Basarah mengapresiasi langkah Bupati Kabupaten Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam mendeklarasikan kebhinekaan membumikan Pancasila di tengah acara Tabanan Harmoni Sholawat untuk Negeri bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, di Lapangan Alit Saputra, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Sabtu (19/1).

Adapun isi dari deklarasi kebhinekaan itu terdapat empat poin yang sangat penting, yaitu pertama Pancasila adalah dasar ideologi Bangsa, kedua Undang-Undang Dasar adalah Konstitusi Negara Republik Indonesia, ketiga Bhineka Tunggal Ika adalah Semboyan Bangsa dan yang ke empat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

Ahmad Basarah menyebutkan bahwa dirinya sengaja datang langsung ke Tabanan untuk memberikan dukungan moril kepada Bupati Tabanan dan menyaksikan langsung suasana masyarakat Tabanan yang telah mendapatkan penghargaan Harmony Award pada tahun 2017 silam dari Kementerian Agama Republik Indonesia (RI).

“Tidaklah salah Kementerian Agama RI memberikan penghargaan sebagai Kota Harmoni kepada Bupati Tabanan karena pada malam hari ini beliau berhasil membuktikan bahwa indahnya kita hidup di Negeri Pancasila ini, Negeri yang umat nya saling menghormati, Negeri yang umatnya saling menghargai,” ujar Ahmad sambil terkagum-kagum melihat ribuan umat muslim bersatu melantunkan sholawat.

Ia juga merasa senang melihat umat Islam, Hindu, Kristen, Buddha, dan Kong Hu Cu bisa hidup rukum, aman, tentram dan damai “Kita hidup dalam Negara pancasila yang saling menghormati, marilah sama-sama kita bersholawat untuk mendo’akan bangsa Indonesia agar senantiasa mendapatkan perlindungan untuk menunjukan kejayaannya”. Tandas Ahmad.

Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan dengan didengungkannya Deklarasi Kebhineka Tunggal Ikaan, Tabanan selalu bisa solid dan tetap meyakini bahwa Tabanan adalah salah satu Kabupaten yang harmonis.

“Karena dalam damai akan ada kemenangan. Dalam damai, tentunya akan mendatangkan berkah buat kita semua. Selamat datang pada semua umat yang sudah hadir. Selamat datang di Tabanan. Dan Mudah-mudahan kita selalu diberikan Ridho oleh sang pencipta, diberikan kesehatan.”

“Mari kita sama-sama menjaga Tabanan , menjaga Bali, menjaga Indonesia, kita tunjukkan bahwa kita rukun, kita kasih, kita sayang, dan saling menghormati, menjaga apapun itu warnanya. Karena dimata Tuhan semuana sama,” Ujar Eka.

Ia juga berharap dengan adanya deklarasi kebhinekaan tersebut Tabanan bisa menjadi contoh dalam hal menjaga Nusa dan Bangsa dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara.

“Oleh karena itu, ini bisa menjadi contoh bagi kita semua. Bagaimana kita menjaga Nusa dan Bangsa, bagaimana kecintaan kita dan membumikan Pancasila, karena Indonesia adalah Negara Besar, Negara yang mempunyai umat yang luar biasa, yang mencintai Bangsanya dan membuat Indonesia akan maju, sejahtera, adil dan makmur,” harapan Bupati Eka.

Pada acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi, FKPD Tabanan, Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Para Syekher Mania, Pemuda Ansor, Nahdliyin, dan Masyarakat lintas Agama.

Laporan : Fadlan Syiam Butho

(Zaenal Arifin)