Kapolri Jendral Tito Karnavian saat akan mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR, di Komplek Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (23/05). Dalam raker ini sejumlah persoalan yang sedang ramai akan ditanyakan wakil rakyat, seperti Kekerasan Akpol, Habib Rizieq hingga Pesta Gay yang terjadi di Kelapa Gading. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sebanyak 36 terduga teroris di berbagai daerah pascaperistiwa teror bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu pada Rabu (24/5).

“Sudah ada 36 orang yang ditangkap, ada yang terkait bom Kampung Melayu, ada yang tidak terkait,” kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/6).

Kendati tidak seluruh penangkapan terduga teroris tersebut terkait dengan bom Kampung Melayu, tetapi seluruhnya merupakan sel-sel Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi pada ISIS.

“Mereka ini sel-sel JAD yang berencana melakukan serangan teror,” ungkapnya.

Sementara, penangkapan teroris di Jawa Timur yakni di Surabaya dan Malang baru-baru ini diketahui juga merupakan kelompok JAD.

“Mereka sel JAD, terkait dengan Bahrun Naim. Mereka ada yang akan lakukan serangan teror, ada yang fasilitator berangkat ke Suriah,” tuturnya.

(Nebby)