ilustrasi e-ktp (istimewa)
ilustrasi e-ktp (istimewa)

Jakarta, Aktual.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengharapkan masyarakat pro aktif dalam menyelesaikan masalah perekaman KTP. Partisipasi aktif masyarakat disebutnya akan sangat membantu upaya pemerintah dan KPU dalam menyelesaikan daftar pemilih pada Pemilu mendatang.

Sampai saat ini, disampaikan Mendagri terdapat 4 juta orang di seluruh Indonesia yang belum terdaftar sebagai pemilih.

“Kalau memang ada 4 juta orang yg belum terdaftar, kan bisa pro aktif. Pro aktif itu hanya merekam datanya kok, apakah domisilinya tetap gak, di kecamatan ini, kelurahan ini, RT ini, RW ini,” ujar Tjahjo di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Kamis (2/2).

Dalam jangka pendek, perekaman KTP dapat membuat masyarakat memiliki hak pilih dalam Pilkada. Namun demikian, jika masyarakat masih merasa kesulitan dalam merekam, Tjahjo telah menyiapkan alternatif lainnya yang dapat memudahkan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

“Kalau dia belum merekam, bisa datang membawa KK dan KTP lama, cocok apa engak. Karena di database kami lengkap semua, bisa buka nama, pernah enggak punya dua KTP,” tambahnya.

Tjahjo mengatakan bahwa pihaknya menargetkan perekaman KTP dapat selesai dalam pertengahan tahun ini. Hal ini dilakukan dalam mempersiapkan Pemilu 2019.

(Teuku Wildan)

()