Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato membuka Hari Ulang Tahun (HUT) Pasar Modal Indonesia ke-38, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015). Jokowi mengatakan lambatnya perekonomian bukan hanya terjadi di Indonesia saja. AKTUAL/EKO S HILMAN

Jakarta, Aktual.com – Presiden Joko Widodo menyinggung media massa yang menyebabkan instabilitas politik.

Dalam Pidato Kenegaraan di Sidang DPD-DPR RI, Jum,at (12/8), Presiden menyebutkan saat ini media hanya mengejar rating dibandingkan memadu publik untuk menyuguhkan nilai-nilai keutamaan dan budaya kerja produktif. (Baca: Sidang Tahunan MPR dengan Agenda Pidato Kenegaraan Presiden Dibuka).

“Masyarakat hanya terjebak histeria dalam merespon suatu persoalan khususnya isu-isu berdimensi sensasional,” kata Presiden dalam pidatonya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi akan membacakan Pidato Kenegaraan dalam sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD di komplek parlemen Senayan, Jum’at (14/8).

Berdasarkan jadwal acara yang disiapkan pihak kesekjenan, pidato Presiden nantinya akan dibagi menjadi tiga tema dalam tiga sidang yang berbeda.

Artikel ini ditulis oleh: