Jakarta, Aktual.com – Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan sebagai respons atas fenomena 41 juta generasi sandwich di Indonesia. Produk asuransi jiwa tradisional ini dirancang untuk membantu generasi milenial dan Gen Z menyiapkan perencanaan keuangan jangka panjang di tengah beban finansial keluarga yang kian kompleks.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen, mengungkapkan jumlah generasi sandwich di Tanah Air didominasi kelompok usia produktif.
“Sebanyak 41 juta di Indonesia merupakan sandwich generation. Mayoritas berada di kelompok milenial dan Gen Z yang harus menanggung orang tua, diri sendiri, bahkan anak dalam waktu bersamaan,” ujarnya dalam konferensi pers peluncuran PRUMapan di Balai Nusa, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Menurut Karin, beban generasi sandwich tidak hanya berkaitan dengan finansial, tetapi juga tekanan mental akibat tanggung jawab berlapis. Ia menambahkan, hasil survei internal perusahaan menunjukkan 82 persen anak muda telah memikirkan perencanaan keuangan dan 88 persen menyadari pentingnya perlindungan masa depan.
Melihat tren tersebut, Prudential menghadirkan PRUMapan dengan premi terjangkau, mulai Rp200 ribuan per bulan untuk usia masuk 19–29 tahun dan Rp400 ribuan bagi usia 30–35 tahun. Produk ini memungkinkan proses penerbitan polis tanpa pemeriksaan medis melalui skema simplified atau guaranteed issuance sesuai ketentuan premi yang dipilih.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Strategy & Transformation Officer Prudential Indonesia, Yolanda Yasinta, menjelaskan PRUMapan dirancang dengan pendekatan fleksibel agar sesuai dengan dinamika ekonomi generasi muda.
“Produk ini kami rancang untuk membantu generasi muda merencanakan keuangan secara terstruktur dengan fleksibilitas tinggi karena kondisi dan kebutuhan mereka bisa berubah dari waktu ke waktu,” katanya.
Dari sisi manfaat, PRUMapan menawarkan Manfaat Dana Mapan yang dijamin dan dibayarkan setiap tahun selama 21 kali, mulai usia 55 hingga 75 tahun. Nilai total manfaat dapat mencapai hingga 5,8 kali premi tahunan, tergantung usia masuk dan skema yang dipilih nasabah.
Selain pembayaran manfaat reguler, nasabah memiliki opsi mempercepat pencairan mulai usia 45 tahun. Produk ini juga memberikan keleluasaan dalam mengatur skema pencairan manfaat sesuai kebutuhan.
Aspek perlindungan jiwa tetap menjadi bagian utama. Jika terjadi risiko meninggal dunia, manfaat pertanggungan dibayarkan kepada ahli waris dan dapat meningkat hingga 100 persen tambahan apabila disebabkan oleh kecelakaan.
Manajemen berharap PRUMapan membantu generasi muda membangun kemandirian finansial lebih awal dan tidak terjebak dalam siklus generasi sandwich di masa depan.
(Nur Aida Nasution)
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi
















