Madinah, Aktual.com – Sebanyak 5.997 jemaah haji Indonesia gelombang pertama tiba di Madinah dan diimbau untuk menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambary, mengatakan sebagian besar jemaah merupakan lanjut usia, sehingga perlu membatasi aktivitas dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh tidak fit.

“Jemaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

Pada hari pertama kedatangan, ribuan jemaah mendarat melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz. Mereka tergabung dalam 15 kelompok terbang (kloter) yang tiba secara bertahap hingga pukul 22.55 waktu setempat.

Jemaah berasal dari berbagai embarkasi di Indonesia, antara lain Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, Solo, dan Makassar.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, turut mengingatkan jemaah untuk mewaspadai cuaca panas dengan menggunakan perlindungan seperti payung, masker, kacamata, serta alas kaki yang nyaman.

“Selain itu, penting untuk rutin minum air, sekitar dua hingga tiga teguk setiap 20–30 menit,” katanya.

Ia juga menyarankan penggunaan tabir surya dan pelembap bibir guna menjaga kondisi tubuh dari paparan suhu tinggi.

Sementara itu, sebagian jemaah mendapatkan fasilitas hotel yang berlokasi dekat dengan Masjid Nabawi. Sekitar 2.500 jemaah menempati penginapan berjarak sekitar 50 meter dari masjid, sehingga memudahkan akses ibadah, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Selain itu, terdapat perubahan dalam layanan haji tahun ini, salah satunya terkait kartu Nusuk yang kini telah dibagikan sejak di Tanah Air. Setibanya di hotel, jemaah hanya menerima sosialisasi penggunaan kartu tersebut dari pihak penyelenggara.

Pemerintah berharap jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, serta tetap menjaga kondisi kesehatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi