Ilustrasi - Bendera Iran. /ANTARA/Anadolu/py.
Ilustrasi - Bendera Iran. /ANTARA/Anadolu/py.

Teheran, aktual.com – Iran dilaporkan akan menutup Selat Bab al-Mandab, jalur perdagangan penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden, apabila Amerika Serikat terus meningkatkan blokade lautnya.

Menurut laporan kantor berita Fars, Kamis, Teheran telah mempersiapkan daftar target apabila AS dan Israel kembali menyerang Iran.

Iran akan bertindak sesuai dengan langkah musuh, baik dengan melakukan serangan balik ataupun melancarkan serangan pencegahan.

Fars melaporkan bahwa Iran akan menyerang pembangkit listrik serta fasilitas migas di Israel dan sekutu AS di Timur Tengah jika fasilitas serupa di Iran diserang.

Kemudian, apabila serangan dari luar mengakibatkan korban di kalangan masyarakat sipil dan militer, Teheran berencana menghancurkan pusat-pusat TI di Timur Tengah.

Adapun dalam skenario serangan darat AS ke Iran, Teheran merencanakan serangan balasan dalam bentuk operasi militer bersama sekutu-sekutunya di kawasan, kemudian masyarakat di negara-negara yang memiliki pangkalan militer AS, dan menangkap personel militer AS.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah titik di Iran sehingga menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Pada 7 April, Washington DC dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan.

Iran dan AS kemudian melakukan negosiasi di Islamabad, tetapi belum membuahkan hasil. Meski kedua pihak tidak menyatakan dimulainya kembali permusuhan, AS mulai melakukan blokade terhadap pelabuhan di Iran.

Pada Selasa (21/4), Presiden AS Donald Trump mengatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran meski tetap akan melakukan blokade. Keesokan harinya, Trump mengatakan ada kemungkinan perdamaian dapat tercapai dengan Iran dalam waktu 36 hingga 72 jam mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain