Humas Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim. Foto: Aktual.com/Bobby Andalan

Kuta, Aktual.com – Seorang penumpang asal Arab Saudi bernama Aljohani Dakheel Alahwdahm, membuat geger seisi pesawat Lion Air rute Denpasar-Jakarta. Gara-garanya ia yang terbang bersama tiga temannya itu bergurau jika pesawat akan meledak sesaat setelah lepas landas. Sontak saja, hal itu dilaporkan kepada kru pesawat. Alhasil pesawat batal melakukan penerbangan.

Humas Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim menjelaskan, saat peristiwa terjadi pesawat sudah melakukan push back pukul 17.19 WITA, Rabu (8/3).

Pilot in Command (PIC) kemudian meminta kepada AMC untuk melakukan Return to Apron (RTA) pukul 18.57 WITA.‎

“Alasannya karena ada penumpang yang bercanda mengatakan pesawat akan meledak. Penumpang lain yang mendengar segera melaporkan kepada air crew dan pilot memutuskan untuk kembali ke apron,” jelas Arie di Bandara Ngurah Rai.

‎Ia melanjutkan, sesuai prosedur, pesawat dan penumpang diperiksa dibantu oleh Gegana dan aviation security. Penumpang tersebut langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Lantaran peristiwa itu, ada sebelas penerbangan yang mengalami penundaan. Tujuh diantaranya rute internasional, sisanya domestik. Hal itu terjadi lantaran ‎terjadi penutupan runway sekitar satu jam. “Pukul 19.42 WITA bandara sudah beroperasi normal,” katanya.

Saat ini, penumpang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Hotel Maxone Swites Tuban, Kuta.

Laporan: Bobby Andalan, Bali

Artikel ini ditulis oleh: