Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan memberikan hak pilih pada pencoblosan Pemilihan Gubernur di TPS 28 Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (15/2). Pilkada yang diikuti tiga pasang cagub dan cawagub DKI Jakarta periode 2017–2022 tersebut digelar serentak di seluruh wilayah Jakarta. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama/17

Jakarta, Aktual.com – Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyebut pemungutan suara pada 15 Februari lalu sebagai latihan pencoblosan. Karena sifatnya latihan sehingga kesalahan dalam memilih masih dapat ditoleransi.

Ia pun berkelakar bahwa masyarakat dapat mengkoreksi pilihannya pada 19 April nanti. Pernyataan tersebut mengisyaratkan agar masyarakat tidak lagi memilih paslon petahana dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

“15 Februari anggap saja bukan pemilu, tapi latihan nyoblos. Yang keliru, nanti dikoreksi pada 19 April,” ujar Anies dalam acara deklarasi dukungan DPW PPP Jakarta kepada Paslon Anies-Sandi di Kantor DPW PPP Jakarta di Kawasan Klender, Jakarta Timur, Minggu (12/3).

Dalam kesempatan tersebut, ia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak terfokus pada hari pemungutan suara saja. Menurutnya, perjuangan untuk melakukan perubahan harus tetap dilakukan selama lima tahun ke depan.

“19 April itu penting, tapi perubahannya yang paling penting. Bukan cuma bukan Maret-April kerjanya, tapi untuk 5 tahun ke depan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga memuji PPP sebagai partai yang selalu konsisten berjuang untuk kepentingan rakyat. Sebagai salah satu partai politik tertua di Indonesia, lanjutnya, perjuangan PPP sudah sangat panjang.

Ia pun menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan perjuangan yang sudah dilakukan partai berlambang Ka’bah tersebut.

“PPP itu salah satu partai paling tua, perjuangannya panjang ke belakang, bukan baru kemarin. Mari kita lanjutkan perjuangan PPP,” pungkasnya.

(Teuku Wildan)

()