Jakarta, Aktual.com — Hari ini sejumlah petinggi Bank Indonesia (BI) melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG). Dalam RDG, akan dibahas kebijakan lanjutan terkait kondisi ekonomi Indonesia serta menetapkan suku bunga acuan (BI rate).
Selama kuartal kedua 2015, BI masih mempertahankan BI rate di level 7,5 persen. Dan untuk bulan Juli ini, beberapa ekonom pun memprediksi BI akan kembali mempertahankan BI rate.
Ekonom senior Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Aviliani mengatakan BI rate Juli akan kembali di level 7,5 persen. Menurutnya, selama Ramadhan inflasi tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan.
“Inflasi tidak terlalu melonjak. Selain itu juga tidak terjadi capital outflow yang tinggi,” ujar Aviliani kepada Aktual.com, Selasa (14/7).
Untuk diketahui, BI rate Juni 2015 berada di level 7,5 persen. Dengan suku bunga deposit facility 5,5 persen dan landing facility 8 persen.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan keputusan tersebut sejalan dengan upaya mencapai sasaran inflasi 4±1 persen pada 2015-2016. Serta mengarahkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dikisaran 2,5-3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
()