Awan hitam menggelanyut di langit Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (3/11/2021). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi di sejumlah daerah di Indonesia hingga 6 November 2021 termasuk Sulawesi Selatan sehingga masyarakat diharapkan mewaspadai potensi cuaca ekstrem tersebut. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp (ANTARA/ARNAS PADDA)

Jakarta, Aktual.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (20/9) memperingatkan bahwa potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia termasuk hujan disertai petir di beberapa kota besar di Tanah Air.

Dalam peringatan dini cuaca yang dikutip Jakarta, Jumat, BMKG memprakirakan hujan lebat dapat turun di beberapa wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Lampung, Banten, Jawa Barat, dan D.I Yogyakarta.

Provinsi lain yang wilayahnya berpotensi mengalami hujan lebat adalah Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Hujan dengan intensitas lebih ringan diprakirakan terjadi di wilayah Riau, DKI Jakarta, dan Kalimantan Selatan. Sementara itu, Sulawesi Barat berpotensi mengalami angin kencang.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, hujan intensitas ringan diprakirakan turun pada hari ini di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

Hujan disertai petir berpotensi terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat, pada malam hari dan Padang, Sumatera Barat, yang diprakirakan mengalami hujan lebat pada pagi hari.

Untuk hujan intensitas sedang berpotensi turun di Bengkulu pada dini hari, Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada siang hari, dan Medan, Sumatera Utara, pada siang dan malam hari.

BMKG juga memperingatkan Sulawesi Tengah masuk dalam kategori siaga dampak hujan lebat seperti banjir. Wilayah lain juga masuk dalam kategori waspada yaitu Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

(Andy Abdul Hamid)