Pengendera bermotor menerjang hujan di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (2/4/2017). BMKG memperkirakan awal musim kemarau akan tiba pada Mei hingga Juli sehingga pada peralihan musim atau pancaroba, masyarakat diminta mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang. AKTUAL/Munzir

Cilacap, Aktual.com – Sebagian wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan pegunungan tengah Jateng diprakirakan telah memasuki masa pancaroba atau transisi dari musim kemarau menuju musim hujan, kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meterologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.

“Dari pantauan kami, tanda-tanda masa pancaroba sudah mulai terlihat di sejumlah wilayah Jateng selatan maupun pegunungan tengah Jateng seperti di Cilacap yang dalam tiga hari ini sudah mulai kelihatan banyak awan dan dua hari lalu terjadi gerimis. Lambat laun nanti akan menuju ke pancaroba,” katanya di Cilacap, Kamis (26/9).

Bahkan berdasarkan pemberitaan, kata dia, angin puting beliung merusak puluhan rumah warga di Kabupaten Wonosobo yang berada di wilayah pegunungan tengah Jateng pada hari Rabu (25/9).

Menurut dia, angin puting beliung yang sering kali muncul pada masa pancaroba ditandai dengan kondisi cuaca pada pagi hari terlihat cerah, namun menjelang siang menjadi mendung serta tampak adanya awan Cumulonimbus (Cb) yang berwarna gelap dan berbentuk seperti bunga kol.

“Angin puting beliung ini sifatnya lokal dan terjadinya singkat berbarengan dengan hujan yang disertai petir. Hujan pada masa pancaroba masih sporadis dan arah angin bervariasi,” jelasnya.

(Abdul Hamid)