Jakarta, Aktual.com — Ketua Presidium Pergerakan Aktivis untuk Reformasi dan Demokrasi (Prodem) Andrianto, menyebut bahwa Jaksa Agung HM prasetyo hanya sekedar mencari simpati politik dalam pencabutan berkas kasus penyidik KPK Novel Baswedan.

“Kelihatan sekali Jaksa Agung ingin bermain politik dalam kasus, ingin mencari simpati politik. Kami ingin kasus ini tetap dilanjutkan, tidak perlu dicabut. Setiap orang sama di depan hukum, tidak perlu ada keistimewaan,” kata Andrianto, JUmat (12/2).

Menurutnya, jika keinginan sejumlah masyarakat yang ingin agar KPK tak dikriminalisasi dijadikan patokan dalam pencabutan berkas, maka hal itu kental nuansa politisnya.

“Kredibilitas Jaksa Agung ini kan merosot, rusak di mata publik, ditambah dugaan keterlibatan dia di bansos, kinerja dia juga enggak benar,” ujar dia.

Dengan mencabut berkas kasus Novel, kata dia, sama saja Jaksa Agung berusaha untuk mengelabui publik.

Artikel ini ditulis oleh: