Jakarta, Aktual.com – Beredar sebuah surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kepada seluruh jajaran pengurus partai serta kadernya. 
Adapun surat berisi instruksi yang ditujukan untuk elite Demokrat yakni, Sekjen Hinca Pandjaitan, Ketua Dewan Pembina EE Mangindaan, Ketua Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin, dan Waketum Syarief Hasan. 
Selain petinggi partai, instruksi itu juga ditembuskan kepada Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 
Surat yang berisi empat poin itu dibenarkan Syarief Hasan. “Ya (surat dari SBY),” singkatnya, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (18/4). 
Berbeda dengan Syarif, Ketua DPP Bidang Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinan Hutahaen justru membantah tegas soal kebenaran surat tersebut. 
“Tidak benar, kami tidak menerima perintah seperti itu dari Ketum. Hoax itu,” ujar Ferdinan kepada wartawan lewat pesan elektronik. 
Berikut isi surat SBY:
1. Sehubungan dengan perkembangan situasi politik pasca pemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan kita. 
Saya instruksikan kepada pejabat tersebut alamat, untuk secara terus menerus memantau dari dekat perkembangan situasi yang terjadi di tanah air.
2. Memastikan para pengurus dan kader Partai Demokrat tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan PD.
3. Jika terjadi kegentingan dan situasi yang menjurus ke arah konflik dan krisis yang membahayakan, segera melapor kepada Ketum pada kesempatan pertama.
4. Demikian untuk diindahkan dan dilaksanakan. 
(Fadlan Butho)