Karyawan terminal car melakukan pengecekan mobil yang akan diekspor ke beberapa negara Asia di terminal car Pelindo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (28/7/2015). Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat volume ekspor mobil dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) nasional mengalami penurunan pasca melemahnya perekonomian Indonesia beberapa pekan terakhir. Namun perubahan volume tersebut diperkirakan tidak akan mengalami penurunan signifikan pada lima besar produsen otomotif dengan penjualan terbanyak, yakni Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki, dan Honda. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Jakarta, Aktual.com – PT Honda Prospect Motor (HPM) akan menghentikan sementara produksi mobil, mulai 13 April 2020 nanti. Langkah itu menyebabkan ribuan karyawan pabrik Honda akan dirumahkan selama dua minggu.

“Karyawan yang dirumahkan sekitar 4.000 orang,” kata Business Innovation and Marketing and Sales Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy dikutip, Rabu (1/4).

Billy menambahkan para pekerja yang dirumahkan selama 2 minggu tetap mendapat gaji penuh.

“Di periode tersebut, karyawan tertentu yang berhubungan langsung dengan proses produksi dirumahkan,” ujarnya.

“Selama dirumahkan, karyawan tetap mendapatkan full payment sesuai dengan aturan yang berlaku,” sambung Billy.

Produsen mobil ini terpaksa menyetop produksi selama dua minggu guna menghadapi krisis di tengah virus corona.

Langkah ini untuk dilakukan perusahaan tetap berlangsung, mempertahankan pekerja, dan mencegah kebangkrutan di sektor vital manufaktur.

“Karena situasi pasar yang berubah dengan cepat, kami terus menyesuaikan strategi kami untuk memenuhi permintaan pelanggan sambil tetap menjaga kondisi stok level yang sehat,” jelas