Jakarta, Aktual.com – LQ Indonesia Lawfirm membantah dengan tegas atas tuduhan penggelapan bilyet senilai Rp80 milyar yang dilakukan oleh firma hukumnya. 

Menurut Kepala Humas dan Media, LQ Indonesia Lawfirm, Sugi kalau tuduhan tersebut merupakan ulah dari Natalia Rusli dan lawyer anak buahnya dari Master Trust Lawfirm, yang memang selama ini berniat buruk menjatuhkan LQ Indonesia Lawfirm karena dikuak kebobrokannya.

“Kami ada bukti surat dan saksi-saksi untuk menguatkan tuduhan kami. Bahkan, LQ sudah melaporkan Natalia Rusli dkk atas modus ini ke kepolisian,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/4). 

Menurutnya kalau pihaknya akan membongkar modus tersebut yang terlampir adalah surat Somasi dari Master Trust Lawfirm kepada Fikasa Group tertanggal 7 April 2021, yang dalam pasal 4 jelas ditulis bahwa “para nasabah atau klien kami telah memberikan bilyet asli kepada pihak saudara.

“Di sini jelas bahwa Pihak Master Trust Lawfirm, sejak awal mengakui dan mengetahui bahwa bilyet yang disebut sebagai obyek penggelapan ada pada pihak Fikasa, bukan di LQ Indonesia Lawfirm atau (Alvin Lim, Hamdani atau Phioruci),” paparnya.

Dikatakan Sugi bahwa ada unsur sengaja oknum Master Trust Lawfirm tidak menginformasikan dan malah menghasut para nasabah Fikasa yang menjadi klien Master Trust Lawfirm untuk melaporkan Alvin Lim dkk sebagai dendam pribadi untuk menyerang Alvin Lim. 

Diketahui bahwa Natalia Rusli dendam karena LQ Indonesia Lawfirm tidak mau lagi menjalin kerja sama dengan Master Trust Lawfirm, dikarenakan Natalia Rusli juga dilaporkan ke Polisi oleh korban DH yang memberikan kuasa melalui LQ atas dugaan penipuan dengan modus penanguhan penahanan. 

LP dugaan penggelapan diadukan oleh klien Master Trust karena Natalia Rusli dari Master Trust Lawfirm dan anteknya bertujuan menyerang LQ Indonesia Lawfirm dan menyerang pribadi Alvin Lim, Phioruci dan Hamdani. Padahal, diketahui Natalia Rusli menyembunyikan informasi fatal dan krusial kepada kliennya, bahkan melakukan dugaan pemalsuan melalui Firma Hukum Rumah Keadilan – yang mana Natalia Rusli sebagai pengendali. 

(Abdul Hamid)