Jakarta, Aktual.com — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mujahid mengingatkan agar pemerintah bersikap adil, edukatif dan tegas dengan tidak membiarkan sejumlah individu atau pun kelompok untuk tidak bertindak serampangan dengan mengatasnamakan Pancasila dan NKRI.

Hal itu terkait aksi penolakan yang dilakukan sejumlah oknum masyarakat di Bali yang memaksa ulama untuk berikrar setia terhadap Pancasila dan NKRI, seperti yang dialami Ustad Abdul Somad asal Riau beberapa waktu kemarin.

“Pemerintah harus adil, cermat, cerdas dan tegas menanganinya, saya kira pemerintah dan aparat Bali kemarin sudah cukup bagus menanganinya, namun pemerintah juga dalam hal ini presiden harus jadi guru,” kata Sodik saat dihubungi di Jakarta, Senin (11/12).

“Yakni dengan, mengajak semua elemen bangsa untuk membangun sikap saling menghargai, juga para tokoh- tokoh masyarakat,” tambahnya.

Jangan sampai kemudian, sambung Sodik, aksi balasan di setiap daerah terjadi, lantaran pemerintah dalam hal ini presiden tidak tanggap, tidak edukatif, tidak adil dan tidak tegas.