Jakarta, aktual.com – DPR RI meminta Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera untuk menargetkan penyelesaian pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
Permintaan tersebut menjadi salah satu kesimpulan rapat koordinasi antara Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas pemerintah yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu. Rapat tersebut turut dihadiri jajaran menteri kabinet dan kepala lembaga terkait.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR mengapresiasi kinerja Satgas pemerintah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.
“Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera Pemerintah, dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam Sumatera,” kata Dasco saat membacakan kesimpulan rapat.
Meski demikian, DPR mendorong Satgas pemerintah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi, baik selama masa pengungsian, di hunian sementara, maupun hunian tetap.
Menurut Dasco, DPR bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah berkomitmen memaksimalkan percepatan pemulihan di sejumlah wilayah terdampak, sehingga proses rehabilitasi dapat diselesaikan sebelum Idul Fitri 2026.
Selain itu, DPR juga mendorong percepatan realisasi tambahan anggaran transfer ke daerah (TKD) bagi tiga provinsi serta seluruh kabupaten dan kota terdampak bencana di wilayah Sumatera guna mendukung percepatan pemulihan.
Dalam upaya mendukung rehabilitasi infrastruktur, DPR menyetujui penggunaan dana tanggap darurat dari pos anggaran lain untuk memperkuat alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum. Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, termasuk fasilitas kesehatan, pendidikan, rumah ibadah, pondok pesantren, dan madrasah.
DPR juga meminta Satgas pemerintah untuk melanjutkan proses validasi data kerusakan yang hingga kini belum sepenuhnya rampung, agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara tepat sasaran dan komprehensif.
Langkah percepatan pembangunan huntara tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman, terutama menjelang perayaan Idul Fitri.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Okt

















