Eddy Ganefo, Ketua Kadin Terpilih 2015-2020 (Aktual/Ilst.Nelson)

Jakarta, Aktual.com — Munas Kadin ke VIII di hotel Ritz Charlton yang berlangsung selama tiga hari akhirnya secara musyawarah mufakat memilih Eddy Ganefo, Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi)sebagai Ketua Kadin baru periode 2015-2020.

“Kita patut bersukur dan berterimakasih kepada teman-teman yang telah memilih secara musyarawah mufakat. Ini  merupakan cerminan Pancasila sila ke 4. Setelah terpilih akan konsolidasi ke dalam, melakukan evaluasi kebijakan dan evaluasi hambatan pengusaha, terutama percepatan pertumbuhan dalam perlamambatan ekonomi. Kita akan fokus pada usaha usaha UKMN yang akan kita bangun, termasuk usaha menengah dan besar,” ujar Eddy Ganefo, usai terpilih, Rabu (21/10) malam.

Menurutnya, Kadin ke depan juga akan menanamkan sikap rasa nasionalisme kepada pengusaha pengusaha di dalam negeri untuk tidak membawa uang ke luar negeri agar rupiah kita makin bagus sehingga tidak mengganggu stabilitas moneter.

“Kita ingin menanamkan sikap rasa nasionalisme pada pengusaha,” tegasnya.

Dalam Munas juga terpilih empat formatur untuk menyusun kerja dan program yakni Oesman Sapta Oedang, Azwir D. Tara, Max Wilar, Bas Tualeka.

Sementara itu, sesepuh Kadin Oesman Sapta menambahkan bahwa Munas Kadin Kali ini berjalan dengan demokratis dan mencerminkan perwujudan empat pilar MPR.

“Munas kadin berjalan dengan demokratis bagaimana semangat persatuan rasa memiliki bangsa, ingin membangun ekonomi secara ril. Mereka para asosiasi dan Kadinda memilih ketua Kadin yang dapat membawa ekonomi itu kedepan yang lebih naik,” papar Oesman Sapta Oedang, yang akrab disapa Oso.

Oso menambahkan, para Kadinda dan asosiasi tentu memiliki pertimbangan dalam memilih ketua Kadin. Pilihan itu didasarkan pada visi misi yang disampaikan.

“Sejarahnya, pak Edi Ganefo, dari bawah pegawai kemudian hingga memiliki perusahaan. Pernah di Bukit Asam, pernah di Wijaya Karya kemudian berdiri sendiri, saya berpikir asosiasi dan Kadinda pasti melihat visinya,” tandas Oso.

Oso menjelaskan,  ke depan Kadin  bukan untuk “ditenteng” atau menggertak tapi sinergi dengan Pemerintah. Kata Oso, kita patut Gembira karena pemilihan Kadin kali ini merupakan wujud implementasi empat pilar yang mengedepankan musyawarah mufakat. “Ini merupakan pengejewantahan pelaksanaan empat pilar kebangsaan,” pungkasnya.

(Eka)