Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar atau kurs kembali menurun, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 14.734 per USD pada Kamis (30/8/2018) naik menjadi Rp 14.800 per USD pada pukul 07.00 WIB. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat atau akhir pekan, diprediksi masih melanjutkan penguatan dari hari sebelumnya.

Pada pukul 10.04 WIB, rupiah menguat 8 poin atau 0,06 persen menjadi Rp14.147 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.155 per dolar AS.

“Dalam transaksi hari ini, rupiah kemungkinan masih akan menguat walaupun ditutup tipis antara 5-15 poin,” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat (6/9).

Menurut Ibrahim, strategi pemerintah untuk menahan gejolak global yang sewaktu-waktu dapat kembali memanas dengan meningkatkan aktivitas ekonomi salah satunya melalui sektor perpajakan, dapat menjadi katalis positif bagi rupiah.

Sebelumnya pemerintah sudah menerapkan kebijakan pengampunan pajak, namun kebijakan tersebut belum mampu mendongkrak pendapatan negara.

(Abdul Hamid)