Jakarta, Aktual.com – Badan SAR Nasional (Basarnas) melakukan evakuasi korban untuk mencari korban dari reruntuhan gedung di Kota Mamuju, pasca-gempa M6,2 yang terjadi dini hari, Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB  di wilayah Provinsi Sulawesi Barat.

“Kami dari Basarnas Mamuju sedang melaksanakan evakuasi,” kata salah satu Personel Basarnas Mamuju, Arianto di akun Instagram Basarnas, Jumat (15/1).

Evakuasi itu, menurutnya, setelah pihak Basarnas Mamuju mendapatkan laporan warga bahwa banyak korban yang tertimpa bangunan. “tim Basarnas Mamuju langsung persiapan bergerak menuju lokasi atau titik yang berdasarkan laporan warga terdapat beberapa korban dari dampak gempa tersebut,” jelasnya.

Untuk menangani gempa ini, menurutnya, Basarnas menurunkan empat regu ke sejumlah titik di Kota Mamuju. “Jadi tim dari Basarnas Mamuju sudah menurunkan empat regu yang dibagi ke beberapa titik di Kota Mamuju. Jadi sampai saat ini kami masih proses evakuasi,” terangnya.

Sementara itu, untuk menanggulangi korban gempa bumi tersebut, Tim Rescue Basarnas Palu diberangkatkan Ke Sulawesi Barat. Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu atau Basarnas Palu mengirim 12 orang personil ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes mengatakan sebanyak 12 orang tim rescue telah diberangkatkan pagi tadi pukul 06.18 wita ke lokasi kejadian.

Tim ini diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 wita dimana perjalanan dari Palu ke Mamuju menempuh perjalanan darat sekitar 8 jam. Tim rescue dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga, Andi Sultan.

Tim berangkat dengan menggunakan 1 unit Rescue Car, 1 unit truck personil, 1 set alat estrikasi dan peralatan pendukung lainnya.(RRI)

(Warto'i)