(ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Gerakan kembali ke UUD 1945 semakin membesar, tak bisa dipandang sebelah mata. Dulu gagasan ini hanya disuarakan oleh satu dua orang, tapi kini Jumlah mereka makin banyak.

Bukan hanya dari kalangan anak anak muda, namun juga dari kalangan tua. Bahkan orang orang yang dulu terlibat dalam amandemen UUD 1945 sekarang sudah banyak yang bertobat dan menyuarakan kembali ke UUD 1945.

Apa sesungguhnya gerakan kembali ke UUD 1945? Gerakan ini adalah gerakan untuk mengahiri orde reformasi beserta oligarki pendukungnya yakni oligarki Taipan BLBI.

Orde reformasi adalah orde yang berdiri diatas fondasi UUD 2002 hasil amandemen UUD 1945. Orde ini didesain dengan uang hasil menjarah kekayaan negara atau uang rakyat melalui BLBI. Uang ini yang dipakai untuk mengamandemen UUD 1945.

Uang ini juga dipakai untuk membiayai pembuatan UU. Dengan UUD amandemen dan dengan UU turunannya, eksistensi Oligarki Taipan BLBI terjaga dan terpelihara. Uang hasil penjarahan BLBI juga dipakai untuk membangun partai politik, membiayai dan menempatkan orang orang dalam pemerintahan.

(Abdul Hamid)