Ketua Bidang Energi Baru dan Terbarukan DPP Partai Golkar Eny M Saragih (kiri), Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (tengah), Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha (kanan) saat menggelar jumpa persnya di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (26/12/2016). Dalam jumpa persnya Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menjelaskan isu politisi Partai Golkar Ade Komarudin dapat tawaran pindah ke Golkar, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan Akom adalah kader terbaik Golkar. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan jika surat dukungan partainya kepada Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jawa Barat tidak benar.

Menurutnya, hingga saat ini DPP Golkar belum memutuskan sosok yang akan diusung Golkar untuk bertarung di Pilgub Jawa Barat.

“‎Terkait beredarnya surat, saya istilahkan itu sebagai surat bodong. Surat itu bentuknya tidak seperti biasanya,” kata Idrus di Gedung DPP Golkar, Jakarta, Jumat (20/9).

Idrus menyebut surat tersebut bodong bukan tanpa alasan, hal itu cukup terlihat dari penampakannya. Kata dia, DPP Golkar tidak akan keluarkan surat tanpa stempel partai.

“Surat yang beredar ‎tanpa nomor dan tanpa tanggal yang tercantum,” terang Idrus.

Ternyata lanjut dia, surat bodong yang mengatasnamakan DPP Golkar untuk memberikan dukungan kepada seseorang tidak hanya tercantum nama Ridwan Kamil semata.

Dirinya mengaku menemukan tiga surat bodong yang mengatasnamakan surat rekomendasi Partai Golkar. “Bukan hanya Ridwan Kamil-Daniel‎ Mutaqien, Ucok-Daniel ‎dan Hamdani-Daniel,” tandasnya.

Laporan: Fadlan Syiam Butho

(Nebby)