Jakarta, Aktual.com – Harga minyak dunia berakhir naik pada Sabtu pagi (4/3), karena pelemahan dolar AS mendorong pembelian “emas hitam” (minyak mentah).

Dolar melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (3/3), karena investor mencerna pernyataan terbaru Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,63 persen menjadi 101,56 pada akhir perdagangan Jumat (3/3).

Melemahnya dolar membuat minyak yang dihargakan dalam mata uang greenback lebih murah dan lebih menarik bagi pembeli dalam mata uang lainnya.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, naik 0,72 dolar AS menjadi menetap di 53,33 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, naik 0,82 dolar AS menjadi ditutup pada 55,90 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

 

Ant.

()