Poster promo minuman alkohol Holywings yang dinilai melecehkan umat Islam dan Kristen.

Makassar, Aktual.com – Manajer Operasional Holywings Makassar, Suherman mengatakan telah menghentikan sementara operasional cafe dan klub.

Menurutnya Hal ini sesuai arahan kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan imbas dari promosi alkohol gratis menggunakan nama Muhammad dan Maria.

Suherman mengungkapkan penghentian operasional ini sudah sejak Sabtu 25 Juni. Ia belum tahu kapan Holywings Makassar kembali beroperasi.

“Iya benar, kita tidak beroperasi,” katanya kepada wartawan, Senin (27/6).

“Dari hari Sabtu kita tidak beroperasi. Belum kita tahu sampai kapan akan kembali beroperasi,” sambungnya.

Sebelumnya massa dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa di depan Kafe Holywings, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Minggu (26/6).

Kedatangan mereka untuk memprotes sikap pihak Holywings yang mempromosikan minuman beralkohol dengan nama Muhammad dan Maria yang dinilai telah melecehkan agama Islam dan Kristen.

“Kami meminta Managemen Kafe Holywings Makassar untuk meminta maaf karena mereka juga bagian dari Holywings pusat,” katanya.

Untuk diketahui, Holywings Indonesia juga telah dilaporkan sejumlah elemen ke Polda Metro Jaya buntut promo minuman beralkohol gratis Holywings untuk sosok bernama ‘Muhammad’ dan ‘Maria.

Sampai saat ini, polisi telah menetapkan enam tersangka staf Holywings yaitu Creative Director Holywings SDR (27), Head Team Promotion NDP (36), pembuat desain promo DAD (27), admin media sosial EA (22), Social Media Officer AAB (25), serta admin tim promo AAM (25).

Mereka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 UU RI No 1 Tahun 1946 dan juga Pasal 156 atau Pasal 156 a KUHP.

Kemudian Pasal 28 Ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Adapun ancaman maksimal 10 tahun kurungan penjara.

(Dede Eka Nurdiansyah)