Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melanjutkan penguatan sebesar 16,75 poin atau 0,33 persen menjadi 5.057,28. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 4,19 poin (0,49 persen) ke level 859,22.

“IHSG BEI mempertahankan penguatannya pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, diharapkan sentimen positif itu bukan eforia sesaat,” kata analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta, Selasa (21/10).

Secara teknikal, lanjut Surya Wijaya, IHSG juga masih memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikan menuju level 5.141 poin, kekuatan naik terus bertambah ditunjang oleh arus dana asing yang masuk ke pasar modal.

“Dalam rentang waktu jangka pendek, IHSG BEI mulai kembali ke jalur tren penguatannya,” katanya.

Sementara itu, Tim Analis Teknikal Mandiri Sekuritas dalam kajiannya memaparkan bahwa dari dalam negeri, publik menanti pengumuman kabinet yang akan mendampingi Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Di sisi lain, lanjut dia, total investasi langsung atau “foreign direct investment” (FDI) di Indonesia meningkat sebesar 6,8 persen pada kuartal III 2014 dari 3,6 persen pada kuartal sebelumnya. Posisi investasi yang diumumkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) trennya juga masih sejalan dengan prediksi Mandiri Sekuritas yang menilai akan ada pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2014.

“Momentum investasi masih akan naik ke depannya dengan asumsi risiko politik menurun,” katanya.

Ia memperkirakan bahwa pada perdagangan hari (Selasa(21/10), IHSG BEI akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat, bergerak di kisaran 4.974-5.104 poin.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 102,29 poin (0,44 persen) ke 23.172,55, indeks Nikkei turun 91,81 poin (0,61 persen) ke 15.019,42, dan Straits Times menguat 14,89 poin (0,47 persen) ke posisi 3.196,01.

()

(Eka)