Jakarta, Aktual.co — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan bahwa Loom Band merk Xing Long terdeteksi mengandung Pthalate yang berbahaya bagi manusia dengan kadar sebesar 25 persen. Hal ini jauh dari standarisasi Kemendag bahwa suatu barang bisa memiliki kandungan Pthalate dengan nilai 0,1 persen.

Dari sebelas merk yang diuji di Laboratorium Kemendag, hanya merk Xing Long yang terdeteksi, sementara kesepuluh merk lainnya dinyatakan masih batas aman.

Dierktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kemendag, Widodo mengatakan bahwa pengujian Loom Band tersebut dilakukan selama tiga bulan lebih. Cara pengujiannya dilakukan secara bertahap dan dengan proses tersendiri.

“Ini telah kita lakukan pengujiannya hampir tiga bulan lebih. Ada tahapan-tahapannya jadi ngga bisa sembarangan menentukan begitu saja,” ujar Widodo saat konferensi pers dengan media di Kantor Kemendag Jakarta, Jumat (7/11).

Dari sebelas contoh Loom Band, dilakukan dua uji coba, yaitu uji Pthalate dan uji logam berat. Uji Pthalate berdasarkan EN 71-5 dan uji logam berat berdasarkan ISO 8124,3 tahun 2010.

“Kalau Xing Long yang berbahaya itu aksesorisnya. Mengandung Phthalate sampai 25 persen. Cara ujinya, potongan karet dibagi jadi 5-6 potongan karet kecil, setiap potongan itu lalu kita uji lagi. Jadi ini prosesnya bertahap,” pungkasnya.

Untuk diketahui untuk pengujian Loom Band yang mengandung Pthalate sampel diekstrak menggunakan larutan n-Heksana selama 6 jam, lalu dianalisa dengan mengguanakan alat Gas Chromotography-Mass Spectrometry (GC-MS).

()

(Eka)