Panitia memotong daging hasil kurban Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1438 H di Jakarta, Jumat (1/9). Panitia akan menyalurkan daging kurban ke yayasan, panti sosial, dhuafa dan asrama yatim piatu. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Ada sejumlah bahan makanan yang harus penderita tekanan darah tinggi batasi agar tak memperburuk kondisi kesehatan, terutama pada Idul Adha atau hari-hari raya lainnya.

Spesialis saraf dari RSCM, dr. Amanda Tiksnadi, Sp.S(K) menyebut daging kambing sebagai salah satunya.

“Daging kambing dibandingkan dengan daging-daging yang lain berpotensi meningkatkan tekanan darah mendadak, oleh karena itu pada acara-acara seperti Idul Adha yang banyak menghidangkan kari-kari, kami temukan kejadian stroke akut,” ujarnya.

Bagi mereka yang tekanan darahnya berada di angka 200 sebaiknya juga lebih ketat membatasi asupan daging sapi. “Beberapa orang yang tensinya tinggi, daging merah disarankan dikurangi karena lebih tinggi mengandung purin. Purin ini akan menyebabkan asam urat naik tinggi, yang menjad faktor risiko tinggi stroke, penyakit jantung dan masalah ginjal,” papar Amanda.

Ketimbang daging, sebaiknya pilih ikan atau ayam karena kadar purinnya lebih rendah. Selain itu, perhatikan asupan sayuran semisal biji-bijian karena kandungan purinnya tinggi.

(Bawaan Situs)