jet tempur Indonesia Fighter Xperiment (IFX) 4.5 Generation
jet tempur Indonesia Fighter Xperiment (IFX) 4.5 Generation

Jakarta, Aktual.com — Nampaknya, dalam waktu dekat, Indonesia akan memiliki pesawat jet tempur yang canggih karya anak bangsa. PT Dirgantara Indonesia, di Bandung, Jawa Barat, akan memproduksi jet tempur Indonesia Fighter Xperiment (IFX) 4.5 Generation, yang mana proses pengembangan teknologi canggihnya sudah dilakukan.

Dirut PTDI, Budi Santoso
Dirut PTDI, Budi Santoso

Meskipun pesawat tersebut masih berbentuk ‘prototype’ (purwarupa) hingga tahun 2019 mendatang, namun ini menjadi sebuah prestasi putra-putri Tanah Air. Jet tempur ini baru bisa dioperasikan pada 2024 atau 2025 mendatang.

“Tahun ini kami membuat ‘prototype’ dan melakukan uji layak terbang,” demikian kata Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia, Budi Santoso, kepada wartawan, baru-baru ini.

Jet Tempur Fighter Xperiment 4.5 Generation 2

Pembuatan pesawat tersebut adalah hasil kerja sama antara PT DI dengan Korean Aerospace Industries (KAI). PT DI akan membiayai sekitar 20 persen dana pembuatan pesawat dan sisanya ditanggung KAI.

‘Prototype’ pesawat ini dirancang di Korea Selatan. Selain digunakan di dalam negeri, jet tempur ini akan dijual ke negara lain.

Saat ini sekitar ratusan ilmuwan dan teknisi Indonesia masih berada di kota Seoul untuk mengembangkan pesawat yang boleh dikatakan lebih canggih dari jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat tersebut.

Di kesempatan berbeda, Menteri pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu menyebutkan bahwa rencana militer Indonesia untuk membeli pesawat tempur modern Su-35S dari Rusia akan segera terealisasi. Hal itu disampaikan terkait rencana kunjungan perwakilan pemerintah Indonesia ke Rusia untuk menandatangani kontrak jual beli pesawat tempur modern tersebut.

Kunjungan dan tandatangan kontrak ini dikabarkan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2016 mendatang.

Pemerintah Indonesia dikabarkan akan membeli setidaknya 10 unit pesawat tempur terbaru buatan Rusia tersebut. Jumlah ini berkurang dari yang direncanakan pemerintah sebelumnya yang berjumlah 12 unit. Pesawat tempur Sukhoi Su-35S ini direncanakan akan menggantikan peranan pesawat tempur F-5 E/F TNI AU yang sudah menua usianya.

()