Hasil perundingan yang memberikan waktu pembangunan smelter hingga tahun 2022 kepada Freeport merupakan kesepakatan yang tidak sesui dengan UU No 4 tahun 2009. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin akan menemukan jalan tengah dari negosiasi dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) atas permasalahan kotrak tambang di Papua.

Saat ini ungkapnya, proses negosiasi sudah masuk tahap akhir dan dia merasa tahapan negosiasi sudah berlarut-larut, karenanya pemerintah berupaya secepat mungkin menuntaskan hal ini.

“Sudah 3 tahun kita bicara ini, ngotot-ngotot bicara negosiasi. Ini hampir final, saya yakin win-win saya yakin akan selesai,” katanya usai peresmian PLTU Banten, Kamis (5/10).

“Secepat-cepatnya, sudah 3 tahun kita bicara ini, tapikan kita nggak mau kalau nggak win, jadi saya mau win-win,” pungkas Jokowi.

Sebagaimana diketahui proses negosiasi antara Freeport dengan Pemerintah Indonesia masih berlangsung. Sebelumnya status operasi Freeport menggunakan Kontrak Karya (KK), namun berbenturan dengan UU No 4 Tahun 2009 atas keterlambatan Freeport membangun smelter.

(Wisnu)