Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan pada pembukaan Muktamar ke-47 Muhammadiyah dan Muktamar Satu Abad Aisyiyah di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/8). Muktamar ke-47 Muhammadiyah dan Muktamar Satu Abad Aisyiyah akan berlangsung 3-7 Agustus 2015 dengan agenda pemilihan Pimpinan Pusat dan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020. ANTARA FOTO/Yusran Uccang/Rei/aww/15.

Jakarta, Aktual.com — Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memastikan peristiwa ledakan di Makassar, Sulawesi Selatan tidak akan mengganggu jalannya Muktamar Muhammadiyah yang digelar pada 3-7 Agustus 2015.

“Tidak mengganggu. Tidak ada kaitannya dengan muktamar, tidak ada kaitannya dengan (kedatangan) presiden,” kata Badrodin di Jakarta, Selasa (4/8).

Sementara dari laporan yang diperolehnya, jenderal bintang empat itu juga memastikan bahwa ledakan tidak terkait dengan kelompok teroris tertentu. “Tadi pagi saya sudah mendapat suatu kepastian bahwa itu bom ikan. Tidak terkait dengan teroris,” kata dia.

Menurut dia, insiden itu terjadi akibat ulah warga yang sedang membuat bom ikan. Pada Senin (3/8), terjadi ledakan di Perumahan Puri Pattene, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Akibat ledakan yang diduga berasal dari bom ikan tersebut menewaskan tiga orang dan melukai beberapa warga sementara 10 rumah rusak berat.

()

(Wisnu)