Jakarta, Aktual.com – Kejahatan pembobolan uang milik nasabah melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang ‘tertelan’ masih marak terjadi. Sebab itu, bagi para pengguna ATM diharapkan sedikit berhati-hati jika ingin bertransaksi.

Retno Murdewi, seorang ibu muda yang menjadi korban kartu ATM ‘tertelan’ ketika hendak melakukan transfer di ATM Mandiri.

Diceritakan Retno, kejadian itu bermula saat dirinya hendak bertransaksi di ATM Mandiri yang berada di pom bensin Pertamina Meruyung, Limo, Depok, yang letaknya bersebelahan dengan Pool Taxi ‘Taxiku’.

“Kejadian sekitar 18.35 WIB, saat itu saldo saya sekitar Rp10 juta. Saya mau transfer Rp5 juta,” papar Retno di Depok, Jumat (12/6) malam.

Setelah memasukkan kartu ATM dan memasukkan pin, korban lalu melakukan transfer seperti biasa. Saat hendak menyelesaikan transaksi, kartu ATM keluar dari mulut mesin, namun tak lama masuk lagi ke dalam mesin. “Kartu cuma nongol sebentar lalu masuk lagi ke dalam mesin,” sambungnya.

Terlihat panik, tiba-tiba saja seorang pria berbadan tegap membuka pintu ATM dan mengabarkan bahwa mesin ATM rusak. Korban lalu keluar dan mencoba menghubungi Call Center Mandiri dari dalam mobil sambil menuju rumah yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Sekitar 10 menit setelah (kartu) atm tertelan, saya telepon call center. Pihak Call center mengatakan selain melakukan transaksi transfer saya juga melakukan tarik tunai Rp5 juta di mesin ATM pom bensin Meruyung itu. Saya jelaskan kalau setelah transfer kartu saya tertelan,” rincinya.

Diakui Retno di mesin ATM Mandiri tersebut banyak kejanggalan seperti stiker nomor call center yang tidak meyakinkan yang ternyata nomornya juga palsu alias bukan call center resmi. Di mesin atm itu tertulis Mandiri Call (021) 96476-777

“Ya sekarang sudah hilang uangnya mau apalagi. Mandiri juga tidak bisa membantu. Ya untuk pengalaman sajalah. Besok ditutup saja rekening mandiri-nya,” pasrah ibu satu anak ini.

Artikel ini ditulis oleh: