Jakarta, aktual.com – Penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko, dinilai akan mengkhawatirkan situasi keamanan Indonesia. Pasalnya, banyak purnawirawan Kopassus yang risau dengan tuduhan dan penangkapan Mayjen (Purn) Soenarko ini.

“Saya mendapatkan kunjungan dari para purnawirawan Kopassus, ratusan jumlahnya, apakah itu dari Serang, Batujajar apakah itu dari Kandang Menjangan Solo, mereka mendesak datang menyampaikan kerisauan yang ada,” ucap Mantan Kepala Badan Intelijen ABRI, Mayjen (Purn) Zacky Anwar Makarim saat menggelar jumpa pers bersama Purnawirawan Jenderal di Hotel Atlet Century, Jakarta, ditulis Sabtu (1/6).

Untuk diketahui, Soenarko ditangkap dan ditahan di Rutan Guntur, dengan dugaan kepemilikan senjata ilegal. Bahkan pihak kepolisian menduga, kepemilikan senjata ilegal oleh Soenarko ini akan dipergunakan ketika aksi 21-22 Mei.

Zacky menambahkan, belum lama ini dirinya didatangi lagi oleh 60 purnawirawan Kopassus dari Serang, Banten. Mereka menyebut ada 300 orang mau menjenguk Soenarko yang kini ditahan di Rutan milik Denpom Jaya.

“Ada sepuluh bus, akhirnya hanya 80 orang yang diterima, mereka marah dan ibu-ibunya lebih marah lagi, mau diapakan kami punya komandan-komandan ini,” ujarnya.

Selain Purnawirawan Kopassus, pensiunan jenderal bintang dua yang pernah menjadi Ketua Satgas Panitia Penentuan Pendapat Timor Timor itu mengaku mendapat telepon dari para mantan kombatan GAM di Aceh.

“Ada sekitar 30 orang yang ingin berangkat ke Jakarta untuk menengok Pak Narko,” bebernya.

Melihat eskalasi yang demikian, kata Zacky menurutnya tidak bagus untuk perkembangan situasi keamanan nasional kedepan nantinya. “Justru akan memanaskan situasi,” pungkasnya.

(Zaenal Arifin)