Jakarta, Aktual.com – Meskipun kandidat dari masing-masing partai sudah mengimbau agar pendukung tidak saling serang dan ‘bermain’ sportif, namun tetap saja masih ada oknum dari kalangan akar rumput hingga akademisi yang berulah mencari kelemahan lawan untuk dijadikan ‘senjata’ menyerang.

Hal ini yang tengah dialami kubu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno setelah akun twitter bernama @PartaiSocmed menyebarkan screenshoot percakapan seorang sutradara Reny Fernandez (@RenyFernandez) dengan anggota di group Whatsapp-nya yang berisi arahan untuk merusak kepercayaan masyarakat terhadap Anies-Sandi.

Merespons hal ini, tim pemenangan Anies- Sandi, Iqbal Farabi, mengaku bahwa pihaknya sama sekali tidak panik dengan serangan yang akan dilakukan oleh pihak luar dan memaafkan isu-isu yang dirasa fitnah bagi mereka.

“Soal isu tersebut kita sama sekali tidak panik dan tidak gentar. Kita maafkan kok kalau dahulu mungkin ada cagub yg suka marah-marah dan bicara di luar etika, akan tetapi mari kita sama- sama jangan sampai demokrasi ini menjadi rusak karena ulah pendukung yang senang menyerang tanpa dasar, ataupun mencela,” ujar Iqbal, dalam keterangan yang diterima Senin (3/10).

Lebih lanjut, Iqbal menyatakan timnya tengah berfokus untuk mensosialisasikan program kerja Anies-Sandi kepada warga Jakarta agar masyarakat dapat mengetahui apa saja yang akan dilakukan pasangan duet ini untuk membenahi ibu kota.

“Kami selalu berikhtiar dan fokus mensosalisasikan program kerja, visi dan misi dari Anies dan Sandi kepada warga Jakarta supaya masyarakat mengerti apa yang akan dilakukan pasangan ini untuk membenahi Jakarta dan mengatasi permasalahan di kota ini. Biar masyarakat yang menilai dan menentukan. Insya Allah kami akan terus maju meskipun banyak serangan dari pihak-pihak lain,” jelas Wakil Koordinator Sahabat Sandiaga Uno itu.

Ketika disinggung mengenai strategi kampanye seperti apa yang diterapkan oleh tim pemenangan Anies – Sandi, Iqbal menjawab bahwa mereka menggunakan strategi yang kreatif, kekeluargaan, dan elegan.

“Pokonya yang kami lakukan dalam berkampanye selalu mengedepankan demokrasi sejuk, dan mengguggah warga Jakarta,” tutup dia.

()