Jakarta, Aktual.com – Kepala Humas Satgas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudussy menerangkan, para eks anggota OPM-NRFPB berikrar kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI).

Selain 17 orang, kata dia, telah menyatakan diri kembali mengakui Indonesia, terdapat lima OPM-NRFPB lainnya juga akan menandatangani pernyataan sikap di Polres Nabire.

“Satgas-i Unit Nabire-Paniai akan terus melakukan monitoring terhadap Saudara Alex Hamberi (Gubernur NRFPB Wilayah Meepago), dan simpatisannya yang ada di Kampung Sima pascapenyerahan diri kembali ke NKRI,” kata Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5).

Iqbal mengatakan, acara tersebut dihadiri Kepala Suku Sarakwari Yerisiam Agus Rumaterai, Kepala Suku Besar Yerisiam Ayub Kowoy, Kepala Kampung Sima Daniel Inggeruhi, tokoh agama Pendeta Yohanes Rarawi, dan warga sekitar.

“(Berdasarkan pemeriksaan, red) dapat kami simpulkan bahwa saudara kita ini tidak tahu-menahu terkait status keanggotaannya di NRFPB, hanya diperalat oleh kelompok/organisasi yang bertentangan dengan NKRI,” kata Iqbal.

Kepala suku, kata dia, juga meminta tidak ada warga membuat masalah karena membuat warga secara umum menanggung risiko.

“Melalui prosesi ikrar kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang difasilitasi Polres Nabire,” kata Iqbal.

Dia juga menjelaskan, waktu prosesi ikrar itu dilakukan oleh para eks OPM-NRFPB.

“Prosesi kembali ke NKRI ini digelar, Selasa (4/5) kemarin pukul 19.30 WIT, di Para-para Adat Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire,” kata Iqbal.(RRI)

(Warto'i)