Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Ajib Syah melambaikan tangan didalam mobil tahanan KPK seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/11). Ajib Syah ditahan KPK atas kasus dugaan penerimaan suap dalam persetujuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut serta pembatalan hak interpelasi DPRD. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./nz/15

Jakarta, Aktual.com — Wakil Ketua DPD Golkar Sumut Syukran Jamilan Tanjung mengatakan bahwa situasi internal Golkar di Sumatera Utara paska penahanan Ketua DPD Golkar Ajib Shah masih dalam keadaan solid.

“Masih solid, baik-baik saja,” kata Syukran kepada Aktual.com Rabu (11/11).

Menurut Syukran yang juga bupati Tapanuli Tengah itu, sampai saat ini dirinya masih menunggu kordinasi selanjutnya paska kasus menjerat ketua DPRD Sumut itu.

“Sampai saat ini kami masih menunggu instruksi lebih lanjut. Saya kebetulan wakil ketua DPD Golkar, kami masih mengikuti dan menunggu pentunjuk dari pimpinan,” katanya.

Diketahui, Ketua DPD Golkar Ajib Shah ditetapkan KPK sebagai tersangka terkait dugaan menerima suap terkait persetujuan Lpj Pemerintah Provinsi Sumut tahun 2012-2014.

Usai ditetaplan sebagai tersangka, Ajib Shah dan 3 anggota DPRD periode 2009-2014 juga ditahan KPK, Selasa (10/11). Ke 3 orang tersebut yakni Chaidir Ritonga, Saleh Bangun dan Sigit Pramono Asri.

Selain itu, KPK juga turut melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kota Medan. Yakni di rumah pribadi Ajib Shah di jalan Sei Bengawan, Kecamatan Medan Baru dan kantor DPRD Sumut.

Artikel ini ditulis oleh: