Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto memberikan pengarahan dalam halal bihalal keluarga besar Kosgoro 1957 di Jakarta, Minggu (24/7). Kegiatan silaturahmi tersebut bertemakan menemukan kembali fitrah kemanusiaan dalam memperkuat solidaritas dan semangat kebangsaan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz/16.

Jakarta, Aktual.com-Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menegaskan bahwa Partai Golkar tidak boleh menerima apapun dalam mengusung calon kepala daerah.

“Saya tegaskan, Golkar dibawah kepemimpinan saya tidak boleh menerima atau meminta mahar kepada calon kepala daerah yang akan diusung,” ujar Novanto dalam acara Rakornis pemenangan pemilu wilayah Indonesia I di hotel Peninsula Jakarta, Jumat (2/9).

Ia menekankan, Partai Golkar harus menjadi partai modern dengan mengedepankan asas musyawarah dan transparansi.

“Saya tegaskan kembali. Sekalipun saya punya hak diskresi sebagai ketua umum. Saya tidak pernah mengedepankan itu dan saya lebih memilih jalan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan di internal,”

“Jadi, maaf sekalipun seumpama ada saudara saya, adik saya, keluarga saya dan teman dekat saya ingin jadi calon kepala daerah tetapi dalam survei tidak memenuhi syarat. Maka saya tegaskan saya tidak akan pilih. Ini semata-mata saya lakukan karena saya ingi partai Golkar menjadi partai modern yang mana lebih mengutamakan asas transparansi,” tegas Novanto.

()