Caketum Partai Golkar Priyo Budi Santoso (kanan)mengambil nomor urut disaksikan caketum Setya Novanto, Ade Komarudin dan Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (7/5). Pengambilan nomor urut oleh enam kandidat serta dua perwakilan kandidat itu merupakan rangkaian jelang pemilihan Ketua Umum Golkar periode 2016-2019 yang akan digelar dalam Munaslub Partai Golkar mendatang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pd/16

Jakarta, Aktual.com —Komite Etik menangkap tangan seorang Calon Ketua Umum Partai Golkar yang melakukan pertemuan dengan pengurus DPD I Kalimantan Barat di Hotel Alila kawasan Kuningan Jakarta Selatan.

Padahal, Komite Etik Munaslub melarang para Caketum dan Tim Sukses untuk melakukan pertemuan dengan para peserta. Dalam hal ini pengurus DPD I dan DPD II.

“Anggota Komite etik menangkap tangan pertemuan salah satu caketum Golkar dengan seorang ketua DPD I Kalbar pada pukul 12.00 WIB siang tadi,” ujar Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Lawrence Siburian di Jakarta, Selasa (10/5).

Meski begitu, Lawrence enggan sebut nama siapa Caketum yang tertangkap tangan itu. “Kami tidak bisa bocorkan siapa caketumnya. Komite etik mendapatkan bukti foto dalam pertemuan tersebut,” katanya.

Komite etik segera akan memproses temuan tersebut. Jika ditemukan ada pelanggaran, Caketum dan Pengurus DPD I Kalbar akan didiskualifikasi sebagai kontestan dan peserta. “Bisa diskualifikasi. Minggu ini kita akan lakukan persidangan,” pungkasnya.

Sengitnya pertarungan perebutan kursi orang nomor satu di partai berlambang pohon beringin itu membuat para kandidat caketum menggunakan berbagai cara untuk menang dalam perhelatan Munaslub Golkar yang akan digelar pada 15 hingga 17 Mei mendatang.