Chryshnanda menuturkan SDC dibangun dan dipersiapkan untuk menjadi wahana dan wadah pembelajaran untuk beberapa elemen, antara lain petugas pengawalan VVIP/ VIP, penguji SIM, instruktur sekolah mengemudi, petugas patwal dan PJR, pengemudi profesi, hobi serta calon pengemudi.

“Ada lagi untuk road safety research and development, penanganan bencana, pengemudi ambulans, pemadam kebakaran, pembinaan komunitas, pameran teknologi, seminar dan hasil riset tentang road safety,” kata dia.

Chryshnanda menyebutkan SDC yang sudah beroperasi dan difungsikan secara maksimal ada di wilayah Riau. Sedangkan yang dalam pembangunan tahun ini, ada Pusdiklantas di Serpong dan Gorontalo.

(Abdul Hamid)