Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dari PDI Perjuangan Mayjend TNI (Purn) TB Hasanuddin - Irjen Pol Anton Charliyan, saat pengumuman enam kandidat bakal calon kepala daerah PDIP di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018). AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telaah nama politisi PDI-P Tubagus (TB) Hasanuddin yang “muncul” dalam sidang lanjutan kasus dugaan kasus suap pengadaan proyek satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

“Kalau ada fakta-fakta yang muncul tentu akan dianalisis lebih lanjut,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah ketika dikonfirmasi munculnya nama TB Hasanuddin, Jumat (2/1).

Febri mengatakan, fakta tersebut akan disatukan dengan sejumlah alat bukti lain. Jika demikian, pihaknya tak segan untuk menindaklanjuti tahap selanjutnya.

“Sejauh mana fakta fakta itu relevan dengan proses pembuktian, atau kalau ada informasi-informasi baru sejauh mana itu bisa ditindaklanjuti tentu akan dianalisis dulu oleh tim JPU,” kata Febri.

Nama TB Hasanuddin muncul dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap Bakamla. Calon Gubernur Jawa Barat dari PDIP tersebut disebut sebagai orang yang mengenalkan politikus Partai Golkar Fayakhun Andriadi kepada Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi, staf khusus Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya Arie Soedewo.