Jakarta, Aktual.com – Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman dan persatuan untuk menuju masa Indonesia Emas, masa Indonesia menjadi bangsa yang besar pada 2045.

“Keberagaman yang sebenarnya bisa jadi modal kita untuk maju. Dulu kita bersatu sehingga bisa merdeka, sekarang kita bersatu untuk maju,” kata Mahfud, Selasa (15/10).

Terkait keberagaman dan toleransi, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menandaskan bahwa Tuhan itu Maha Pluralis, juga Maha Toleran. Tuhan menciptakan perbedaan tidak untuk perpecahan, tapi untuk saling mengenal dan menghormati.

“Hindari ujaran kebencian yang bisa menyebabkan permusuhan sehingga tidak bisa bersatu. Kalau Anda bertuhan tentu tidak akan melakukan itu,” katanya.

Mahfud juga mengemukakan pentingnya penegak hukum lebih tegas dalam menindak pelaku ujaran kebencian dan penyebar berita bohong.

“Karena itu bisa membuat bangsa kita rusak. Ini bukan anti-kritik. Kritik dibutuhkan tapi bukan berupa hinaan, hasutan yang dapat menimbulkan perpecahan,” katanya.

(Abdul Hamid)