Jakarta, Aktual.com — Di negara India, terkenal dengan hasil pertaniannya yang berupa padi dan gandum. Namun yang masih banyak belum terdengar di masyarakat yaitu, ragi. Jika ragi di negara kita adalah sebuah bahan untuk membuat makanan menghasilkan jamur, namun di India, ragi hampir menyerupai dengan gandum.

Pada dasarnya, ragi yakni tanaman yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Hal ini juga dianggap sebagai makanan bayi yang sehat. Ragi adalah gandum, yang kaya akan protein dan mineral bila dibandingkan dengan banyak tanaman lainnya.

Terkait dengan hal tersebut, kita dapat melihat manfaat kesehatan dari ragi atau gandum untuk anak-anak, di antaranya :

Ragi atau gandum kaya akan kalsium
Pada usia tumbuh kembang, anak-anak membutuhkan beberapa suplemen makanan untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat dan kekuatan. Ragi dapat menjadi pilihan (solusi) makanan terbaik untuk anak Anda.

Memiliki serat tinggi
Seringkali anak Anda menghadapi kesulitan dalam mencerna semua jenis makanan. Dengan ragi, Anda tidak perlu berpikir dua kali. Kandungan serat dalam ragi membantu anak-anak untuk mencerna makanan mereka dengan mudah dan membuat sembelit mudah diatasi

Mencegah anemia
Di India, anemia merupakan masalah umum di antara perempuan dan anak. Ragi dengan biaya rendah, tetapi kaya akan komponen besi. Jika anak Anda menderita hemoglobin rendah, jangan masukan ragi dalam daftar diet rutinnya

Mampu membuat bayi Anda tenang
Anak-anak selalu energik. Tapi, setelah hari yang melelahkan di sekolah, mereka menjadi lelah di malam hari. Kehadiran antioksidan dan asam amino, seperti tryptophan yang dihadirkan oleh ragi atau gandum, dapat membuat mereka merasa santai dan mengembalikan energi mereka untuk bergerak lebih lanjut

Ragi untuk diabetes
Penelitian telah menunjukkan bahwa gen diabetes juga mulai bekerja pada anak-anak dari usia yang sangat dini. Oleh karena itu, asupan rutin ragi dapat menjaga anak-anak Anda dari risiko ini.

Memperlancar lakstasi
Para ibu menyusui juga disarankan untuk memiliki ragi secara teratur. Hal ini meningkatkan produksi susu dengan zat besi, kalsium dan protein komponen yang penting untuk perkembangan bayi.

()