Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kadernya memprioritaskan pengajuan pasangan calon kepala daerah untuk wilayah di luar Jakarta terlebih dulu, agar tercipta keadilan politik di daerah.

“Kami diminta ketua umum untuk mengonsentrasikan pengajuan pasangan di daerah terlebih dahulu. Kami memutuskan Papua Barat, Sulawesi Barat, Banten dan sejumlah kabupaten/kota dulu,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno dijumpai di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat.

Hendrawan menyampaikan pemberitaan pilkada saat ini tidak adil, karena media massa lebih berkonsentrasi terhadap persiapan Pilkada DKI Jakarta.

“Jadi kami diinstruksikan berkonsentrasi di daerah lebih dulu,” jelas dia.

Sedangkan untuk Pilkada DKI Jakarta, menurut Hendrawan, dibahas secara bertingkat melalui kalkulasi mendalam di tingkat DPP PDI Perjuangan.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP mempersiapkan berbagai skenario politik untuk menghadirkan pemimpin yang terbaik bagi seluruh daerah.

Khusus untuk Pilkada DKI Jakarta 2017, PDIP menyiapkan tiga skenario sebagai pilihan antara lain, pertama mengusung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat untuk kembali maju.

Untuk opsi pertama ini, kata Hasto, membutuhkan kerendahan hati untuk mencermati suara arus bawah.

Opsi kedua, mengusung calon gubernur yang telah melalui proses penjaringan di DPD PDIP DKI Jakarta, yang kini telah mengerucut menjadi enam nama.

Sedangkan opsi ketiga, melahirkan pemimpin alternatif yang merupakan hasil jawaban dari hasil pemetaan politik.

 

(ant)

()