Megawati dalam Kongres PDIP di Denpasar Bali (Foto: Istimewa)
Megawati dalam Kongres PDIP di Denpasar Bali (Foto: Istimewa)

Jakarta, Aktual.com – Dalam Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan empat prinsip negara yang bersifat final dan mengikat. Empat prinsip tersebut merupakan warisan dari pendiri bangsa yang bersifat mengikat.

“Saya mengingatkan kembali warisan bagi kita dari para pahlawan, para pendiri bangsa ini. Mereka wariskan pada kita Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat prinsip tersebut bersifat final and binding, sudah final dan mengikat seluruh elemen bangsa, tidak dapat ditawar-tawar lagi,” kata Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Kamis (8/8).

Dirinya juga berpesan, Pancasila merupakan ideologi, jalan hidup bangsa yang harus dipegang seluruh rakyat Indonesia. Tentunya hal tersebut sudah tidak menjadi perdebatan lagi dengan menumpangi ideologi lain.

“Saya tegaskan pula bahwa Pancasila adalah ideologi, jalan hidup bangsa Indonesia. Jangan diperdebat-debatkan lagi! Saya yakin, tidak ada satu pun dari kita yang sedang berupaya “mengakal-akali” pemilihan umum sebagai tumpangan ideologi lain. Saya percaya, tidak ada satu pun dari kita yang sedang meretas jalan, berkolaborasi dengan siapa pun mereka, yang ingin menggantikan Pancasila,” kata Mega.

Mega menambahkan saat ini Pemilu 2019 telah usai. Saatnya bangsa Indonesia duduk bersama dalam semangat Pancasila, demokrasi melalui jalan musyawarah mufakat.

“Saatnya kita bermusyawarah mencari cara agar Pancasila dapat dibumikan. Saatnya bermufakat menemukan jalan konkret untuk implementasi Pancasila, agar Pancasila dapat dirasakan dan dinikmati secara nyata oleh rakyat,” pungkasya.

Artikel ini ditulis oleh: