Jakarta, Aktual.com — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Ancol Yorrys Raweyai mengatakan pihaknya ingin agar dua kubu Partai Golkar Islah sebelum pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak pada 9 Desember mendatang.

“Jadi sebelum pilkada kalau bisa sudah islah permanen,” ujar Yorrys di Jakarta, Kamis (27/8).

Yorrys mengaku hari ini sudah menemui Wakil Ketua Umum hasil Munas Bali, Setya Novanto di DPR. Ia mengungkapkan pemikirannya untuk menggelar Munas bersama sebelum pelaksanaan pilkada.

Nantinya, lanjut Yorrys, Munas bisa diselenggarakan bersama-sama oleh tim yang dibentuk kedua kubu. Pesertanya juga berasal dari pengurus Golkar hasil Munas Ancol dan Munas Bali.

“Kalau Munas biasa kan pesertanya 560, ini kita kalikan dua,” katanya.

Namun, kata dia, kuncinya ada pada dua ketua umum Golkar. Oleh karenanya, Ketua Umum Munas Ancol Agung Laksono dan Ketua Umum Munas Bali Aburizal Bakrie ditekankan untuk mementingkan Golkar secara keseluruhan, bukan hanya mementingkan egonya masing-masing.

“Sebelum pilkada harus sudah ada Golkar definitif yang baru.”

()